This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Balikpapan Bicara 2015

 Artikel Oleh Mulyani Eka Putri




Balikpapan 3 Mei 2015, IATMI SM STT MIGAS mempersembahkan Talk Show “Balikpapan Bicara” dengan tema “Optimilisasi Sumber Daya Alam dan Manusia Menuju Kemandirian Energi Kota Balikpapan”. Dengan tujuan untuk membahas semua masalah – masalah yang terjadi di Balikpapan dan mencoba untuk menemukan jalan keluar guna mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia. Dengan tema tersebut IATMI SM STT MIGAS mencoba memberi jawaban yang jelas dengan mengundang tiga narasumber yang sering berhubungan dengan permasalahan – permasalahan yang sering terjadi di Balikpapan.


Foto Diskusi Narasumber

Dr. Sutoyo  SE,M.Si selaku Ketua Poket 3 dari Kampus STT MIGAS mengatakan, dengan diadakan nya acara seperti ini dapat membantu seluruh mahasiswa – mahasiswa yang ada di Balikpapan mengungkapkan seluruh permasalahan yang ada dikotanya tanpa harus melakukan orasi – orasi dijalanan. Dan Andy Jumardi, MT selaku Pembina IATMI SM STT MIGAS dan juga merangkap sebagai moderator dalam berlangsungnya acara, menyampaikan bahwa dengan mengambil judul seperti itu sebenarnya mahasiswa terlalu berani karena mengundang para narasumber yang bisa dikatakan orang – orang yang paling berpengaruh dikota Balikpapan tetapi beliau salut terhadap panitia acara karena bisa mengundang semua narasumber dan menjadikan satu di “Balikpapan Bicara”. Narasumber – narasumber tersebut dari PLN, PDAM, DPRD, Dinas Pendidikan.

Andy Jumardy selaku moderator memulai sharing section dengan menanyakan satu pertanyaan yang berhubungan langsung dengan ketiganya “ Apa saja permasalahan yang terjadi di daerah kota Balikpapan?”. Bapak Dr.H. Syukri Wahid selaku Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Balikpapan menyampaikan pada saat ini penduduk kota Balikpapan ada sekitar 711 ribu jiwa dan saya memperkirakan 7 tahun yang akan datang penduduk kota Balikpapan akan bertambah menjadi 1000ribu jiwa, tetapi bukan karena angka kelahiran yang meningkat melainkan karena adanya orang – orang yang berdatangan dari daerah – daerah lain dan pekerja – pekerja yang dialihkan kekota Minyak ini. Dengan meningkatnya hingga 3% penduduk ini saya kira permasalahan Sumber Daya Manusia masih bisa diatasi oleh manusia sendiri, tetapi jika permasalahan ke Listrik dan Air saya akan menyerahkan kealihnya langsung, tutur Bapak Syukri Wahid.

Bapak Dr. Surata, M.PD perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Balikpapan menyampaikan bahwa dengan meningkatnya jumlah penduduk didaerah Balikpapan, maka pendidikan dikota Balikpapan masih harus ditingkatkan dengan persiapan penambahan kurikulum yang ada dan mempersiapkan tenaga pengajar agar siswa/i atau mahasiswa tidak kekurangan pengajar. Beliau juga menyampaikan rasa prihatinnya terhadap masyarakat kota Balikpapan atas kurang kepeduliannya terhadap lingkungan dan kebersihan daerah Balikpapan. Balikpapan mendapatkan predikat kota paling dicintai di Dunia nomer 3 tetapi masyakatnya masih kurang menjaga kebersihan, seharusnya dengan adanya 73 post – post TPA masyarakat tergerak untuk menjaga kota ini tetap bersih dan indah. Masyarakat juga tidak menyadari dari 90% sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir di Manggar 40% sebenarnya masih bisa ditanggulangi dengan mengolahnya menjadi energy alternative yang dapat mengurangi kerusakan ozon.

Ibu Sumarni S. selaku Kepala Litbang Perusahaan Daerah Air Minum Kota Balikpapan menyampaikan bahwa kebutuhan air baku di daerah Balikpapan sangat kurang mengingat jumlah penduduk Balikpapan yang sangat banyak, tetapi masalah tersebut akan terasati jika proses pembangungan waduk dilemaru sudah selesai, saat ini proses pekerjaan sudah mencapai hingga 75%. Sedangkan didaerah km 12 mencapai kecepatan 100L/dtk dan di Kampung Baru 50,2L/dtk. PDAM saat ini sedang mencoba mengoptimalkan air bersih dengan instalasi air laut jika suatu waktu Balikpapan krisis air bersih, namun pengoptimalan ini masih terkendala karena instalasi air laut harganya masih mahal. Masalah PDAM kadang terletak di PLN, jika listrik mati maka pekerjaan akan tertunda dan masalah di Infrastuktur pada pipa yang ditanam didekat jalanan, jika ada pelebaran jalanan maka kinerja pipa akan tersendat karena belum mendapatkan tempat baru untuk terus menjalankan air bersih. Jika masyarakat sering dipermasalhkan karena kualitas PDAM yang kurang memadai, itu dikarenakan waduk harus dikuras jika tercampur air hujan dan lumpur kita harus sering melakukan perbaikan demi kepuasan konsumen. PDAM akan melakuakn pemberentian sementara produksi di km 8 pada tanggal 5 Mei 2015 dikarenakan aka nada perbaikan pipa yang mengalami penyumbatan, dan semoga hanya 1x24 jam. Kebutuhan air perongan mencapai 400 – 800L/dtk untuk jangka panjang tetapi yang terpenuhi baru 1200L/dtk.

Bapak Prihadi perwakilan dari PLN Kota Balikpapan memperkirakan tahun 2015-2024 kebutuhan listrik di Balikpapan akan meningkat drastic karena jumlah penduduk. PLN sedang membuat schedule pembangunan pebangkit tenaga listrik baru sehingga mungkin tidak adanya pematian listrik bergilir. Saya menyarankan bagi masyarakat jika lampu tidak terlalu dibutuhkan untuk menerangi dan jika TV tidak ditonton sebaiknya dimatikan saja untuk mengurangi listrik, karena potensi untuk mengoptimalkan energy terbarukan ada tetapi biaya nya tidak bisa menutupi semuanya.

Demikian peendapat masing – masing dari narasumber, semuanya berhubungan berdasarkan jumlah penduduk kota Balikpapan yang akan meningkat karena itu mereka bertiga akan mengusahakan sebaik mungkin mengoptimalkan sumber daya yang ada baik alam atau manusia guna melayani masyarakat dengan baik. Dan mereka juga mengharapkan kerjasama dengan masyarakat itu sendiri agar Balikpapan tetap menjadi kota yang diCintai nomer 3 di Dunia, dan menjadi toka Indah dan Nyaman.


Sebagai yang menyelenggarakan acara ini kami selaku tim IATMI SM STT MIGAS mengharapkan bahwa acara seperti ini dapat menambah wawasan mahasiswa didalam maupun diluar kampus STT MIGAS untuk mengatasi kekurangan – kekurangan yang ada dikota sendiri dengan sebaik-sebaiknya. Semoga kita semua mendapatkan manfaatnya, Terimakasih.