This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Perforasi



Artikel Oleh Divisi Keilmuan


Perforasi

Perforasi merupakan salah satu kegiatan dalam well completion yang dimaksud perforasi adalah pembuatan lubang menembus casing, semen dan formasi sehingga terjadi komunikasi antara formasi dengan sumur yang mengakibatkan fluida formasi dapat mengalir ke dalam sumur.   Penggunaan bahan peledak (perforator)  pada kegiatan perforasi bertujuan untuk melubangi ketiga hal diatas, dalam prose pelubangan (perforasi) diperlukan tekanan yang besar sekitar 3.000.000 Psi, karena itu jenis bahan peledak yang digunakan harus disesuaikan dengan cara atau teknik perforasi yang akan diaplikasikan.

Kondisi kerja perforasi :
1.    
            Conventional overbalance
Kondisi kerja perforasi overbalance merupakan kondisi kerja di dalam sumur dimana tekanan formasi dikontrol oleh fluida atau lumpur komplesi, atau dengan kata lain bahwa tekanan hidrostatik (PH) lebih besar dibandingkan tekanan formasi (PF), sehingga memungkinkan dilakukan pemasangan tubing dan perlengkapan sumur lainnya.

Cara overbalance umumnya digunakan pada:
a.       Komplesi multizone
b.      Komplesi cased hole
c.       Komplesi dengan menggunakan liner
d.      Komplesi pada casing intermediate
Masalah yang sering timbul dengan teknik overbalance adalah:
a.       Terjadinya kerusakan formasi (formation damage) yang lebih besar akibat reaksi antara lumpur komplesi dengan mineral mineral batuan formasi
b.      Penyumbatan oleh bullet/charge dan runtuhan batuan
c.       Sulit mengontrol terjadinya loss circulation karena PH > PF
d.      Clean up sukar dilakukan

2.      Conventional underbalance
Kondisi kerja perforasi underbalance merupakan kondisi kerja dimana tekanan hidrostatik lumpur komplesi (PH) lebih kecil dibandingkan dengan tekanan formasi (PF). Cara ini sangat cocok digunakan untuk formasi yang lebih sensitive/reaktifdan umumnya lebih baik dibandingkan dengan overbalance, karena:
a.       Tidak terjadi loss circulation karena PH lebih kecil dari PF
b.      Clean up lebih cepat dan efektif