This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

Hukum - Hukum Stratigrafi



Hello Future Engineer!!!😁

Gimana dengan liburan semesternya bersama keluarga, sahabat, pacar atau gebetannya?? Tentunya menyenangkan. Tapi belajarnya jangan sampai diliburkan juga yaa guyss😊😊.
Kita hari ini akan membahas tentang Hukum Stratigrafi.πŸ‘ Wow tentunya ini menarik karena Hukum Stratigrafi akan ada sangkut pautnya tentang perminyakanπŸ˜€.

Dalam ilmu geologi, hukum-hukum geologi sangatlah penting dan merupakan dasar dalam mempelajari ilmu geologi. Adapun hukum geologi yang menjadi acuan dalam geologi antara lain adalah konsep tentang susunan, aturan dan hubungan antar batuan dalam ruang dan waktu. Pengertian ruang dalam geologi adalah tempat dimana batuan itu terbentuk sedangkan pengertian waktu adalah waktu pembentukan batuan dalam skala waktu geologi.

1.Hukum Superposisi (Nicholas Steno, 1669)
Dalam kondisi normal (belum mengalami deformasi), perlapisan suatu batuan yang berada pada posisi paling bawah merupakan batuan yang pertama terbentuk dan tertua dibandingkan dengan lapisan batuan diatasnya.

2.Hukum Horizontality (Nicholas Steno, 1669)
Kedudukan awal pengendapan suatu lapisan batuan adalah horisontal, kecuali pada tepi cekungan memiliki sudut kemiringan asli (initial-dip) karena dasar cekungannya yang memang menyudut.

3.Hukum Original Continuity (Nicholas Steno, 1669)
Lapisan sedimen diendapkan secara menerus dan bersinambungan (continuity), sampai batas cekungan sedimentasinya.

4.Hukum Faunal Succession (Abble Giraud-Soulavie, 1778)
Pada setiap lapisan yang berbeda umur geologinya akan ditemukan fosil yang berbeda pula. Secara sederhana bisa juga dikatakan Fosil yang berada pada lapisan bawah akan berbeda dengan fosil di lapisan atasnya.

5.Hukum Strata Identified by Fosils (Smith, 1816)
Perlapisan batuan dapat dibedakan satu dengan yang lain dengan melihat kandungan fosilnya yang khas.

6.Hukum Uniformitarianisme (Hutton,1785)
Uniformitarianisme merupakan konsep dasar geologi modern. Hukum ini menyatakan bahwa hukum-hukum fisika, kimia dan biologi yang berlangsung saat ini berlangsung juga pada masa lampau. Hukum ini lebih terkenal sebagai "The present is the key to the past" dan sejak itulah orang menyadari bahwa bumi selalu berubah.

7.Hukum/Principles of Lateral Accumulation
Sebagian besar tubuh batuan sedimen terbentuk dari proses akresi lateral (lateral accretion)
A.Permukaan pengendapan biasanya miring.
B.Akumulasi terjadi oleh proses akresi dan progradasi, terjadi pada arah sedimen transport.
C.Akumulasi bisa terjadi terus menerus hingga keadaan oversteepned yang membuat masa yang diakumulasi menjadi longsor sepanjang lereng.

8.Hukum Kolerasi Fasies (Wather, 1894)
Bila tidak ada selang waktu pengendapan dan tidak ada gangguan struktur maka dalam suatu daur/siklus pengendapan yang dapat dikenal secara lateral juga merupakan urutan vertikalnya.

9.Hukum Facies Sedimenter (Selly,1975)
Suatu kelompok litologi dengan ciri-ciri yang khas yang merupakan hasil dari suatu lingkungan pengendapan yang tertentu. Dua tubuh batuan yang diendapakan pada waktu yang sama dikatakan berbeda fsies apabila kedua batuan tersebut berbeda fisik, kimia atau biologi (Sandi Stratigrafi Indonesia).

10.Hukum Cross-cutting Relationship (A.W.R Potter & H Robinson)
Batuan yang dipotong/diterobos terbentuk lebih dahulu dibandingkan dengan batuan yang menerobos.

11.Hukum Inklusi
Batuan/lapisan batuan yang mengandung fragmen inklusi, lebih muda dari batuan/lapisan batuan yang menghasilkan fragmen tersebut.

Cukup sampai disini dulu pembelajaran kita hari ini tentang Hukum Stratigrafi. Terima kasih dan Semoga ilmu yang telah kami berikan bisa bermanfaat untuk teman-teman semuaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

Ikuti akun sosmed IATMI dibawah ini yaa untuk update seputar informasi dari IATMI ☺️
πŸ“² Line : @kwq5830i
πŸ“² Instagram : http://instagram.com/iatmismsttmigas
πŸ“² Website : iatmismsttmigas.org

#SalamIATMI
#BanggaSebagaiIATMI
#LETSBEUSEFUL