This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

PETROLEUM SYSTEM

System pembentukan hydrocarbon mempunyai syarat-syarat terbentuknya yang biasa disebut dengan Petroleum System. 

Petroleum System terbagi menjadi 2, yaitu: 
a. Petroleum System Element 
1. Source Rock 
Merupakan endapan sedimen yang mengandung bahan-bahan organik yang cukup untuk dapat menghasilkan minyak dan gas bumi ketika endapan tersebut tertimbun dan terpanaskan. Bahan organik yang terkandung pada source rock disebut sebagai Kerogen. Contoh: Batu Serpih (Shale). 
2. Reservoir Rock
Merupakan batuan dengan porositas dan permeabilitas yang baik sehingga dapat diisi dan dialiri oleh hydrocarbon. Contoh: Batu pasir (sandstone) dan batu gamping (limestone). 
3. Migration Route 
Merupakan jalur migrasi hidrokarbon yang berupa rekahan. 
4. Cap Rock
Merupakan batuan dengan porositas dan permeabilitas yang kecil sehingga fluida hidrokarbon tidak dapat melalui batuan tersebut yang menyebabkan fluida hidrokarbon terjebak. 
5. Trap
Merupakan bentuk dari suatu geometri atau facies yang mampu menahan fluida hidrokarbon untuk terakumulasi dan tidak berpindah lagi. 

b. Petroleum System Process 
1. Generation
Merupakan proses dimana Source Rock mengalami pemanasan dan tekanan yang cukup untuk merubah material organik menjadi hidrokarbon. 
2. Migration
Merupakan proses pergerakan atau perpindahan hidrokarbon keluar dari source rock menuju trap. 
3. Accumulation
Merupakan proses berakumulasinya volume hidrokarbon setelah bermigrasi menuju trap. 
4. Preservation
Merupakan proses dimana hidrokarbon sudah tidak dipengaruhi lagi oleh biodegradation ataupun water-washing. 
5. Timing
Merupakan waktu yang dibutuhkan oleh hidrokarbon dari generation hingga preservation selama jutaan tahun lamanya.